Rabu, 08 Juni 2011

APOTEK HIDUP

Apotek hidup merupakan tanaman obat-obatan atau herbal yang ditanam di pekarangan rumah yang digunakan jika mengalami sakit atau luka.
Banyak orang tidak mengetahui kegunaan tanaman-tanaman yang mereka tanam di pekarangan rumah mereka sendiri.
contoh dari tanaman-tanaman apotek hidup adalah:
1. DAUN SIRIH atau nama ilmiahnya PIPER BETLE termasuk jenis tumbuhan merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Di Indonesia daun sirih biasanya digunakan untuk mengatasi bau badan dan mulut, sariawan mimisan, gatal-gatal, koreng dan mengobati keputihan pada wanita. Karena daun sirih mempunyai zat antiseptik yang mampu membunuh kuman, karena kandungan fenol dalam antiseptiknya lima kali efektif dari fenol biasa. Kegunaan lain daun sirih bisa mengobati penyakit keputihan, sakit jantung, alergi/biduren, diare.
Cara pemakaian :
- Keputihan
Ambil 7-10 lembar daun sirih. Rebus dengan 2,5 liter air sampai mendidih. Ambil air rebusan daun sirih tersebut dalam keadaan masih hangat jangan panas-panas yang masih hangat saja tidak terlalu panas dan tidak dingin. Kemudian air hangat tersebut dipakai untuk membasuh/membersihkan seputar kemaluan secara berulang-ulang.
- Sakit jantung
Ambil 3 lembar daun sirih, 7 pasang biji kemukus, 3 siung bawang merah, dan 1 sendok jintan putih. Semua bahan ditumbuk sampai halus lalu tambah 5 sendok air panas. Biarkan beberapa menit kemudian diperas dan di saring. Minum 2 kali 1 hari dan dilakukan secara teratur.
- Alergi/biduren
Ambil lembar daun sirih, 1 potong jahe kuning, 1,5 sendok minyak kayu putih. Semua bahan ditumbuk bersama-sama sampai halus. Lalu oleskan/gosokkan pada bagian badan yang gatal-gatal.
- Diare
Ambil 4-6 lembar daun sirih, 6 biji lada, 1 sendok makan minyak kelapa. Semua bahan ditumbuk bersama- sama sampai halus. Lalu gosokkan pada bagian perut.




2. DAUN SAGA atau nama ilmiahnya ABRUS PRECATORIUS merupakan tumbuhan obat anti sariawan yang bagus. Tumbuhan merambat ini, yang berbiji jingga kemerahan, biasa disebut sebagai saga sehingga kadang-kadang rancu dengan saga pohon. Khasiatnya berasal dari beberapa bahan aktif abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya, daunnya juga mengandung glycyrrhizin.
Biji saga berwarna merah dengan warna hitam pada bagian yang runcing. Bijinya beracun dan mirip dengan racun jarak pohon (ricin). Daun maupun akar tumbuhan saga antara lain mengandung protein, vitamin A, B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid, dan pentosan.
Daun saga berguna untuk mengobati sariawan, radang mata, amandel.
Cara pemakaian :
- Sariawan
Ambil daun saga secukupnya, daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa menit agar agak layu. Kemudian dikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur.
- Radang mata
Ambil satu genggam daun saga, lalu daun saga digiling halus, kemudian direbus dengan 2 gelas air untuk diambil uapnya. Uap air daun saga tersebut dipakai untuk obat tetes mata.
- Amandel
Ambil akar saga secukupnya, satu potong kayu manis, dan gula batu secukupnya. Semua bahan direbus dengan lima gelas air sampai mendidih hingga tinggal setengah. Saring air rebusan dan minum 2 kali sehari satu gelas di pagi dan sore hari.




3. LENGKUAS atau LAOS atau nama ilmiahnya ALPINIA GALANGA merupakan salah satu umbi yang digemari ibu-ibu karena merupakan bumbu penyedap makanan. Bagian lengkuas yang bisa di manfaatkan adalah rimpangnya yang beraoma khas.
Lengkuas kaya akan zat kimia yang sudah diketahui mengandung saponin, tannin, flavonoida, minyak atsiri. Terdapat pula kandungan aktif basonin, eugenol, galangan, dan galangol.
Lengkuas terbagi menjadi 2 jenis, yaitu putih dan merah. Tanaman ini memiliki akar yang tidak teratur. Lengkuas biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas merah yang memiliki sifat anti jamur dan anti kembung.
Lengkuas berguna untuk mengobati eksim, reumatik, membangkitkan nafsu makan.
Cara pemakaian :
- Eksim
Parut satu rimpang lengkuas, tambahkan air kapur sirih secukupnya. Lalu aduk hingga menjadi bubur, lalu tempelkan pada kulit yang terkena eksim dan balut. Ganti dua kali sehari.
- Reumatik
Ambil dua rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 butir telur ayam kampong. Lau lengkuas diparut dan diperas untuk diambil airnya, telur ayam kampung mentah dipecah untuk diambil kuningnya. Kedua bahan dicampur sampai merata. Setelah itu minum 1 kali sehari.
Atau
Ambil tiga rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan setengah sendok teh bubuk merica, satu potong gula merah, dan 2 gelas air santan kelapa. Rebus semua bahan itu hingga airnya tinggal 1 gelas. Setelah dingin, minum sedikit demi sedikit selama 1 minggu.
- Membangkitkan nafsu makan
Ambil sau rimpang lengkuas sebesar ibu jari, tiga buah mengkudu mentah, setengah rimpang kencur sebesar ibu jari, setengah sendok teh bubuk ketumbar, satu siung bawang putih, tiga mata buah asam jawa yang masak, satu potong gula merah, jakeling, jalawe, dan jarahab. Lalu semuanya di rebus di dalam dua gelas air dan biarkan sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum setengah gelas pada pagi dan sore hari.




4. JERUK NIPIS ternyata selain bisa mengobati berbagai penyakit, termasuk salah satunya membantu mengurangi kebiasaan merokok. Bagi yang suka merokok jangan khawatir bila anda tidak bisa mengurangi kebiasaan merokok tetapi ingin mengurangi kebiasaan merokok karena ternyata jeruk nipis juga dapat mengurangi kebiasaan merokok anda.
Cara pemakaian:
- Menghentikan kebiasaan merokok
Isaplah sepotong jeruk nipis. Rasanya yang asam dan segar, membuat anda terangsang untuk minum air putih. Lakukanlah beberapa kali sehari. Cara ini selain mengurangi keinginan untuk merokok, juga membantu membersihkan nikotin yang sudah terdapat pada gigi dan mulut.
- Batuk kronis
Peras sebuah jeruk nipis tua, dan ambil air perasanya sebanyak satu sendok teh lalu dicampurkan dengan kecap manis sebanyak satu sendok teh, lalu minum 3 kali sehari. Cara lain untuk mengobati batuk adalah dengan memanggang jeruk nipis di atas api hingga hingga diperkirakan air di dalam jeruk nipis mendidih. Biarkan sebentar hingga jeruk nipis itu suam-suam kuku. Kemudian belahlah jeruk nipis tersebut, lalu langsung diperas ke dalam mulut hingga mengalir ke tenggorokan. Resep ini baik pula untuk menyembuhkan flu.
- Demam
Petik 2-4 genggam daun jeruk nipis, lelu rebus dengan 2-4 gelas air. Gunakan air rebus itu untuk mengobati pasien yang demam. Caranya, dengan memasukkan secarik kain ke air rebusan lalu diperas. Kain tersebut di tempelkan pada dahi penderita dan biarkan selama 15 menit lalu diulang lagi.
- Penyakit kurang darah
Siapkan bahan berupa daun bayam duri 25 gram, telur ayam 2 butir, jeruk nipis setengah buah, madu murni dua sendok makan, serta daun tapak liman 10 gram. Caranya, daun bayam dan daun tapak liman dibersihkan, lalu ditumbuk dan diambil airnya. Air tersebut lalu dicampur dengan kuning telur, jeruk nipis, dan madu. Aduk sampai rata, lalu minum 2 kali sehari.




5. PEPAYA adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko. Pepaya mengandung vitamin C dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Buah pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin A juga lebih banyak daripada wortel dan kaya akan vitamin B kompleks dan vitamin E.
Pepaya juga bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti batu ginjal, hipertensi dan lain-lain.
Cara pemakaian :
- Batu ginjal
Ambil 7 lembar dau pepaya.
Caranya :
Hari pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Hari kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Hari ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Untuk menutupnya ditambah dengan minum iar kelapa muda, yang dipilih dari buah kelapa hijau.
- Hipertensi
Ambil 2 potong akar pepaya. Kemudian rebus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari satu cangkir.




6. PULE PANDAK atau nama ilmiahnya RAUWOLFIA SERPENTINA nilai pule pandak sebagai tanaman obat terletak pada kandungan alkaloidnya. Pule pandak dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, sakit kepala, vertigo, epilepsi, bisul, radang empedu, serta luka aibat gigitan ular atau kalajengking. Bagian dari pule pandak yang digunakan untuk obat-obatan adalah akar, batang, dan daun. Akar pule pandak berkhasiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, vertigo, sakit tenggorokan, dan sakit pinggang. Sedangkan batang dan daunnya berkhasiat untuk mengatasi influenza, sakit tenggorokan, malaria, diere, hernia, dan bisul.
Cara pemakaian :
- Tekanan darah tinggi
Ambil akar pule pandak sebanyak 50 gram kemudian rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Minum pagi dan sore hari, masing-masing setengah gelas.
- Sakit kepala
Ambil akar pule pandak sebanyak 10-15 gram kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring lalu diminum 2 kali pagi dan sore hari, masing-masing setengah gelas.
- Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut, ganti 2 kali sehari.
- Sakit tenggorokan
Ambil akar pule pandak secukupnya, setelah itu dicuci bersih. Lalu diiris tipis-tipis. Bahan itu dihisap-hisap dalam mulut.




7. TERATAI atau nama ilmiahnya NELUMBIUM NELUMBO DRUCE merupakan tanaman air yang diminati penggemar tanaman hias. Teratai memiliki 2 jenis yaitu yang bunganya berwarna merah dan berwarna putih. Daun teratai terkenal sebagai obat penurun panas, karena daunya merangsang membuka pori-pori kulit sehingga mampu memperlancar pengeluaran keringat sehingga mampu membuat panas badan menurun, jadi daun teratai bermanfaat sebagai obat demam. Selain daun biji teratai juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, limpa, dan ginjal. Biji teratai juga mengandung efek astringen sehingga bermanfaat untuk mengobati diare dan juga mengandung efek sedatif sehingga berguna untuk mengatasi insomnia dan palpitasi (detak jantung cepat). Sebagai makanan biji teratai biasa digunakan dalam membuat aneka kue, minuman atau bubur. Sebagai obat umbi teratai juga berkhasiat meredakan demam, tekanan darah tinggi, dan wasir.
Cara pemakaian:
- Panas dalam, Gondokan, juga bermanfaat untuk penderita Jantung dan Lever
Ambil 100 gram rimpang teratai dan 50 gram rimpang segar alang-alang. Semua bahan dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus semuanya dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin, air rebusan disaring kemudian diminum seperti teh.
- Batuk berdarah
Ambil rimpang akar teratai kemudian cuci hingga bersih. Semua rimpang dibuat jus sebanyak 1 gelas ukuran 200 cc. Minum jus tersebut dan lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.
- Disentri
Ambil 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe. Semua bahan diparut atau dibuat jus. Ambil air perasannya kemudian tambahkan 100 cc air dan panaskan sampai mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu dan aduk sampai rata kemudian di minum.




8. DAUN KELOR atau nama ilmiahnya MORINGA OLEIVERA bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau. Bunga kelor keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Penggunaan tamanan kelor sebagai bahan berkhasiat obat yaitu bahwa akarnya sangat baik untuk pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, penurun tekanan darah tinggi, dan sebagainya. Sedang daunya untuk penurun tekanan darah tinggi, diare, kencing manis, dan penyakit jantung. Daun kelor memiliki rasa pahit tetapi bersifat netral dan tidak beracun. Kulit akarnya mengandung minyak terbang. Biji kelor mengandung minyak behen, dan mengandung myrosine, emulsine, alkaloida pahit tak beracun, serta vitamin A, B1, B2, dan C pada sel-sel tertentu. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kelor adalah anti-inflamasi, anti-piretik, dan anti-skorbut.
Cara pemakaian :
- Sakit kuning
Ambil 3-7 gagang daun kelor, satu sendok makan madu, dan satu gelas air kelapa hijau. Daun kelor ditumbuk hingga halus kemudian ditambah satu gelas air kelapa dan saring. Air hasil saringan tambahkan dengan satu sendok makan madu dan diaduk hingga merata. Minum secara rutin sampai sembuh.
- Reumatik, Nyeri, dan Pegal linu
Ambil 2-3 gagang daun kelor dan setengah sendok makan kapur sirih. Seluruh bahan tersebut ditumbuk hingga halus. Setelah itu gunakan sebagai obat gosok pada lokasi yang terasa sakit atau nyeri.
- Rabun ayam
Ambil 3 gagang daun kelor, satu gelas air matang, dan madu. Kemudian tumbuk sampai halus kemudian seduh dengan satu gelas air matang. Air daun kelor lantas disaring dan dicampur dengan madu dan diaduk sampai merata. Minum sebelum tidur.
- Sakit mata
Ambil 3 gagang daun kelor, kemudian tumbuk sampai halus. Beri satu gelas air dan diaduk sampai merata. Kemudian diamkan sejenak sampai ampasnya mengendap. Air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.
- Sukar buang air kecil
Ambil satu sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut. Dicampur dan ditambah dengan susu satu gelas air, kemudian disaring. Minum tiap hari.




Demikian tulisan ini saya buat karena masih banyak lagi apotek hidup yang berguna dan tak bisa saya jelaskan.
Sekian dari saya bila ada kekurangan atau kesalahan mohon dimaklumi karena saya hanya manusia biasa yang tak sempurna karena kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.
Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar